| LSM Gerindo saat membongkar hasil Pengaspalan kantor DPRD Sumenep dengan menggunakan pecahan keramik. (Foto: Ferry Arbania/Memorandum) |
Sumenep, Memo
Jalan aspal di areal kantor
DPRD Sumenep yang baru selesai digarap itu tiba-tiba dibongkar paksa dengan
menggunakan pecahan keramik. Pembongkaran itu dilakukan oleh aktivis LSM karena
pengerjaannya dinilai tidak sesuai dengan bestek.
Sarkawi pada Koran Memo mengatakan
sangat kecewa dengan realisasi pengaspalan dihalaman belakangan kantor DPRD
Sumenep yang diperkirakan hanya setebal 1, 5 cm.
“Mestinya ketebalan aspalnya itu 3,5
kok malah cuma 1,5 cm saja. Mestinya Komisi C ikut mengawasi dong dan jangan
hanya duduk-duduk manis dikursi empuk”, ujar Sarkawi Ketua LSM Gerindo